(masih) Menunggu...
Kerlip bintang-bintang di langit
Menemaniku disini
Angin malam yang sibuk berhembus
Berbisik kepadaku
Kadang aku lelah menanti
Kadang juga letih berharap
Hingga bimbang hati ini
Ragu untuk melangkah
Bertanya dalam bisu
Berkeluh kesah dalam sepi
Sampai kapan ku harus menanti
Kehadiranmu disisiku
Mungkinkah diriku tak berarti
Mungkinkah hati ini tak berharga
Walau tak mengerti jalanku
Ku tetap mengharapmu...
Nafasku mulai mengejarku
Detak ini mulai mengusikku
Aku berharap kau segera disini
Sebelum waktuku habis, kembali padaNya
posted by Rere @ 08:51,
1 Comments:
At 16 September, 2006 11:54,
Anonymous said...
adakalanya mimpi tak sejalan dengan realiti,
dan hendaknya kita tak harus berhenti bermimpi walau realiti tak sepenuhnya milik diri...
kuatlah menghadapi hidup ini walau kau harus menangis sekalipun, tapi Allah tidak akan menyiakan hambaNYA...